Post
Kisaran, November 2025 — STIKes Sakinah Husada kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui pelaksanaan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) atas hasil Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2025. Kegiatan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari siklus Penjaminan Mutu Internal yang telah dijalankan secara konsisten oleh institusi sejak tahun 2022.
AMI Tahun 2025 dilaksanakan secara komprehensif mencakup hampir seluruh unit kerja strategis di lingkungan STIKes Sakinah Husada, antara lain:
Hasil audit dari seluruh unit tersebut kemudian dipaparkan oleh Unit Penjaminan Mutu Internal (UPMI) pada tanggal 27 Oktober 2025, yang menjadi dasar pembahasan dalam RTM.
RTM mengidentifikasi sejumlah temuan penting di berbagai unit. Setiap temuan disertai analisis akar penyebab dan rencana tindak lanjut yang konkret.
Beberapa temuan ditemukan di bidang akademik, di antaranya belum lengkapnya dokumentasi umpan balik evaluasi pembelajaran, pembaruan perangkat pembelajaran yang belum berkala, serta implementasi kurikulum berbasis luaran (OBE) yang belum optimal. Sebagian dosen juga belum memiliki sertifikat pendidik.
Sebagai respons, program studi berkomitmen untuk menertibkan dokumentasi pembelajaran, melaksanakan workshop OBE, serta mendorong dan memfasilitasi dosen dalam proses sertifikasi pendidik.
Tantangan utama yang teridentifikasi adalah minimnya pendanaan penelitian dari hibah eksternal dan belum optimalnya kerja sama penelitian dengan mitra luar. Selain itu, sistem penghargaan bagi dosen berprestasi di bidang penelitian belum terdokumentasi secara formal.
Tindak lanjut yang direncanakan meliputi pelatihan penulisan proposal hibah, pengembangan kerja sama dengan mitra strategis, dan penyusunan kebijakan sistem penghargaan penelitian.
Jumlah mahasiswa yang masih di bawah rasio ideal menjadi perhatian utama, didukung oleh belum optimalnya strategi promosi penerimaan mahasiswa baru. Sumber pembiayaan mahasiswa pun belum beragam karena sebagian besar masih bergantung pada program KIP.
Institusi merespons dengan menyusun strategi promosi terpadu berbasis digital, memperluas kerja sama dengan sekolah dan fasilitas kesehatan, serta mengupayakan beasiswa alternatif dari mitra eksternal.
Dokumentasi administrasi pengangkatan dan pemberhentian dosen serta tenaga kependidikan belum sepenuhnya sesuai format SOP, dan pedoman rekrutmen belum diperbarui secara berkala. Wakil Ketua II berkomitmen untuk melakukan penertiban dan monitoring secara rutin.
Beberapa fasilitas laboratorium belum memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan praktikum. Perpustakaan belum memiliki langganan jurnal ilmiah, belum dilengkapi CCTV, serta belum menyediakan ruang diskusi yang memadai. Di sisi keuangan, proses penyusunan anggaran belum sepenuhnya terdokumentasi dengan melibatkan seluruh unit kerja.
Rencana perbaikan mencakup pengadaan fasilitas secara bertahap, penganggaran langganan jurnal, pemasangan CCTV, serta penerapan mekanisme penyusunan anggaran yang lebih partisipatif dan terdokumentasi.
Secara umum, implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di STIKes Sakinah Husada telah berjalan dengan baik. Temuan-temuan yang ada bukan sekadar catatan kekurangan, melainkan peta jalan perbaikan yang akan diintegrasikan ke dalam program kerja dan anggaran institusi.
Seluruh tindak lanjut akan dipantau melalui mekanisme evaluasi dalam siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) sebagai bukti nyata komitmen STIKes Sakinah Husada dalam menjalankan penjaminan mutu secara berkelanjutan.
Rapat Tinjauan Manajemen menutup sesi dengan delapan rekomendasi strategis, yaitu:
Laporan ini disahkan pada 2 November 2025 oleh Ketua STIKes Sakinah Husada, Bd. Atika Pohan, SST., M.KM, dan disusun oleh Unit Penjaminan Mutu Internal (UPMI) STIKes Sakinah Husada.